Profesi Agen Asuransi Dahulu dan Sekarang

Profesi agen asuransi merupakan sebuah profesi yang awet. Pengertian awet di sini artinya dari dulu sampai sekarang profesi ini tetap ada dan masih tetap dibutuhkan bahkan di zaman sekarang semakin banyak orang yang berprofesi sebagai agen asuransi khusus nya agen asuransi jiwa.

Hal ini bisa dilihat dari data AAJI dimana agen asuransi jiwa yang tersertifikasi semakin meningkat dari tahu ke tahun.

Kenapa bisa demikian? Jawabannya karena profesi sebagai agen asuransi jiwa ini dapat memberikan masa depan yang menjanjikan serta cerah jika ditekuni secara serius. Saya memperhatikan sendiri beberapa saudara atau teman yang dulunya berprofesi sebagai agen asuransi jiwa dan sampai sekarang masih menekuni profesi ini, kehidupan nya serba berkecukupan bahkan berkelimpahan (dari segi finansial).

Logikanya seperti ini. Jika profesi sebagai agen asuransi jiwa ini tidak menjanjikan, tentunya saudara maupun teman saya itu sudah beralih profesi dari sejak jauh jauh hari bukan?

Untuk apa mereka berkutat untuk menjalani profesi sebagai agen asuransi jiwa ini selama puluhan tahun jika hasil yang didapat tidak sepadan dan tidak sebanding dengan waktu dan tenaga yang telah mereka habiskan di sini. Masuk akal? Jika setuju, silahkan teruskan membaca ya.

Namun memang ada sebuah perbedaan yang mencolok jika kita melihat orang orang yang menjadi agen asuransi jiwa di masa yang lalu dengan orang orang yang menjadi agen asuransi jiwa di masa sekarang.

Di masa yang lalu, seorang agen asuransi banyak didominasi oleh orang orang ‘buangan’, dalam arti kata mereka sudah tidak diterima di sejumlah pekerjaan yang lain. Sehingga daripada menganggur, mereka mencoba untuk bekerja sebagai agen asuransi jiwa.

Toh tidak ada persyaratan yang berat untuk menjadi agen. Siapapun bisa dan boleh menjadi agen dan saat itu perusahaan asuransi  menerima siapa saja yang mau menjadi agen asuransi jiwa.

Karena bagi perusahaan asuransi, mereka juga tidak ada kewajiban untuk membayar gaji setiap bulannya. Agen dibayar berdasarkan komisi dan komisi itu dihitung berdasarkan omset/ penjualan yang berhasil dilakukan oleh si agen. Jadi jika si agen tidak ada penjualan sama sekali, maka tidak ada juga komisi yang akan dia bawa pulang.

Jadi perusahaan asuransi juga tidak ada beban bahkan mereka untung karena banyak orang orang yang mau bergabung menjadi agen asuransi. Sayangnya banyak orang yang bergabung itu tidak memiliki kompetensi. Jadi asal comot saja.

Kondisi ini memperparah citra perusahaan asuransi di masa itu karena ulah agen agen nya yang tidak profesional. Dengan kemampuan yang terbatas, mereka menjual asuransi kepada calon nasabah tidak dengan presentasi yang tepat, namun lebih ke arah minta dikasihani.

Sehingga timbul nasabah yang membeli produk asuransi karena kasihan pada agennya, atau tidak tahan didatangi agen asuransi secara terus menerus. Jadi kedatangan agen asuransi lebih banyak mengganggu aktivitas orang lain.

Pekerjaan agen asuransi yang dijalani tidak dilandasi visi jangka panjang, melainkan hanya merupakan kerjaan aji mumpung (pekerjaan sementara daripada menganggur) menyebabkan mereka tidak berpikir ke arah memberikan pelayanan yang terbaik kepada para nasabah.

Saat itu agen asuransi hanya berpikir untuk mendapatkan premi nasabah, yang otomatis mereka mendapat komisi. Sehingga pada saat nasabah membutuhkan bantuan sehubungan dengan polisnya sang agen susah untuk dihubungi, bahkan banyak yang menghilang tanpa berita.

Kondisi makin diperburuk, ketika situasi perbankan belum semaju saat ini. Di kala itu sistem perbankan masih membutuhkan kehadiran nasabah dengan menyetor secara langsung, membuat nasabah enggan menyetor sendiri preminya. Jalan pintas yang ditempuh adalah menitipkan preminya kepada agennya.

Dengan cara ini membuka peluang seorang agen untuk mempermainkan uang nasabahnya. Ketidak siapan mental membawa uang nasabah yang seharusnya bukan menjadi haknya, membuatnya seorang agen tergoda untuk memakai untuk keperluan pribadinya.

Semula hanya untuk dipinjam pakai sejenak, namun lama lama menumpuk dan akhirnya premi yang seharusnya disetorkan ke perusahaan tidak sanggup dilakukannya. Akibat premi yang tidak disetor, berakibat polis tidak pernah issued. Atau bila itu premi lanjutan, mengakibatkan polis menjadi lapse.

Dan ketika terjadi klaim, maka perusahaan asuransi tidak membayar klaim itu. Nasabah marah, dan timbullah generalisasi akan sebuah profesi. Kalau seorang agen asuransi adalah penipu. Agen asuransi itu tidak ada yang benar, maka secara otomatis perusahaan asuransi juga ikut terkena imbas akan citra tersebut.

Yang pada akhirnya timbul tuduhan kalau semuaPerusahaan Asuransi Penipu !!

Namun patut disyukuri kalau hari ini situasi tersebut sudah jarang terjadi. Saat ini profesi agen asuransi sudah menuju ke era sebagai seorang pebisnis yang profesional. Bahkan di Allianz, sebutan untuk agen asuransi lebih keren lagi. Yaitu seorang Life Changer.

Mengapa disebut Life Changer?

Karena peran seorang agen asuransi di Allianz sangat besar sekali. Karena melalui produk asuransi yang ditawarkan kita mampu untuk mengubah hidup banyak orang, mencegah keluarga keluarga dari ancama kebangkrutan finansial, membantu setiap keluarga untuk memproteksi dan melindungi penghasilan mereka jangan sampai hilang saat terjadi risiko kehidupan.

Bahkan kita juga turut mengubah hidup banyak orang menjadi lebih baik dari segi finansial dengan mengajak mereka untuk menjadi seorang Allianz Life Changer juga.

Banyak orang orang yang tadinya sangat struggle dalam mengarungi kehidupannya sekarang dapat hidup serba berkecukupan.

Bahkan ada yang telah berhasil mencapai goal atau impiannya selama ini seperti ingin membahagiakan orang tua nya, membahagiakan keluarganya, dapat memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak anak nya, dapat memberikan taraf hidup yang lebih baik bagi orang orang yang dikasihi, dapat membeli rumah/ hunian yang didam idamkan selama ini, dapat jalan jalan ke luar negeri setiap tahun dan lain lain.

Intinya apapun impian Anda, semua nya dapat terwujud jika Anda memutuskan untuk bergabung menjadi seorang Allianz Life Changer. Di sini Anda tidak hanya diajarkan untuk menjadi seorang agen asuransi. Namun mindset Anda akan dirubah menjadi seorang pebisnis, pebisnis asuransi Allianz.

Mari Menjadi Mitra Bisnis Asuransi Allianz dengan Membuka Cabang di Kota Andadaftar agen allianz

Telepon/SMS/WA: 08119292466  info@bisnisasuransi.org