Peluang Bisnis Asuransi Allianz

Industri asuransi jiwa Allianz memberikan peluang yang sangat prospektif bagi Anda yang ingin memulai sebuah bisnis namun tidak memiliki ide, keberanian, keahlian maupun modal untuk memulai. Mengapa demikian? Karena hanya bisnis asuransi jiwa Allianz yang dapat memberikan kesempatan untuk medapatkan pendapatan yang besar namun dengan modal yang hampir tidak ada alias 0.

Kalaupun harus mengeluarkan uang, itupun terbatas hanya untuk biaya ujian lisensi AAJI (Asosiasi Agen Asuransi Jiwa Indonesia). Saat ini berkisar 250 ribu. Lisensi AAJI ini merupakan syarat utama yang harus dipenuhi untuk menjalankan bisnis asuransi jiwa.

Meskipun biaya awal yang dikeluarkan sangat murah tetapi ada juga orang yang keberatan untuk membayarnya. Mereka berpikiran sempit, kenapa mencari kerja harus membayar. Perlu dicatat bahwa mencari kerja berbeda dengan membuka bisnis. Kalau mencari kerja memang logikanya Anda tidak harus keluar modal, karena tujuannya untuk mendapatkan gaji setiap bulannya.

Sedangkan untuk memulai sebuah bisnis artinya adalah Anda sedang mencari sebuah peluang, yang kadang menuntut Anda harus berani mengeluarkan modal di depan. Jadi untuk keluar dari zona karyawan ke pemilik usaha, Anda harus berani dan mau mengeluarkan modal di awal.

Memang untuk menjadi seorang pebisnis bukanlah hal yang mudah karena selain modal, juga diperlukan perubahan mindset dan keberanian untuk mengambil kesempatan/ peluang yang ada. Namun untungnya jika Anda terjun di bisnis asuransi, modal yang dibutuhkan relatif sangat kecil bahkan tidak butuh modal sama sekali, tetapi bisa memberikan potensi penghasilan yang besar.

Bagaimana peluang bisnis asuransi Allianz di Indonesia?

Melihat potensi di Indonesia, dengan rakyat yang demikian banyak, sekitar 250 juta jiwa. Saat ini orang yang memiliki polis asuransi jiwa di Indonesia hanya kurang dari 2%. itupun masih terkumpul kota kota besar saja. Sementara di daerah masih jauh dari harapan.

asuransi-di-berbagai-negara

Kita bandingkan dengan negara tetangga kita Malaysia dan Singapore, pemegang polis asuransi jiwa berkisar antara 38% – 250% dari jumlah penduduk. Apalagi kalau dibanding dengan Jepang yang masyarakatnya sudah melek asuransi, dimana setiap penduduk nya rata rata mempunyai 6 polis asuransi.

Banyak yang beranggapan masyarakat Indonesia belum open minded dengan asuransi, sehingga akan susah menjual produk asuransi. Memang benar, situasi itu yang ada di Indonesia. Tapi karena kondisi masyarakat yang belum minded lah yang akan membuat bisnis ini mempunyai peluang yang sangat bagus. Jadi dalam kurun waktu yang panjang, bisnis asuransi jiwa di Indonesia masih memiliki masa depan yang sangat cerah.

Apabila pada kurun waktu tertentu, ketika kita menawarkan produk asuransi dan orang langsung membeli karena sadar akan manfaat asuransi, maka bisa dipastikan perusahaan asuransi tidak memerlukan jasa penjual/ agen asuransi lagi seperti hari ini.

Perusahaan asuransi cukup membuka counter di tempat keramaian, pertokoan, mall, maka orang orang akan datang dengan sendirinya dan membeli. Perusahaan cukup mempekerjakan seorang sales counter yang berpenampilan menarik dan cukup dibayar dengan upah minimum.

Jadi justru dalam kondisi saat ini, dimana kesadaran berasuransi masih minim maka peluang yang besar ada di depan Anda untuk menjadi Mitra Bisnis Allianz.

Bagaimana jika dilihat dari skema bisnisnya?

Berbicara tentang bisnis di industri asuransi, pada umumnya pasti akan membahas yang menganut agency system, karena rata rata hampir semua perusahaan asuransi menganut agency system ini kecuali di perusahaan asuransi Allianz. Allianz sudah menganut Business System yang bernama SPEED System, bukan agency system yang sudah kolot dan ketinggalan zaman.

Karena Business System ini baru diterapkan di perusahan asuransi Allianz maka ini merupakan sebuah peluang bagi Anda untuk segera mengambil opportunity/ kesempatan ini. Di sini Anda bukanlah bekerja sebagai karyawan. Sebagai agen asuransi, Anda adalah mitra/ partner. Jadi tidak ada istilah Bos atau atasan. Bisnis itu adalah milik Anda sendiri, sehingga Anda sendiri lah yang harus menjaganya, merawatnya, dan mengembangkannya.

Jika dibandingkan dengan jenjang karier pada bisnis konvensional juga sangat berbeda. Misal bekerja di bank dimana seorang marketing yang selalu mencapai target tiap bulan, bahkan selalu over target, apakah otomatis akan dipromosikan menjadi seorang supervisor?

Tentu saja tidak. Dia bisa menjadi supervisor hanya bila supervisor nya yang sekarang mendapatkan promosi, atau pindah tugas, atau mengundurkan diri. Itupun dia harus bersaing dengan orang lain yang berprestasi, atau orang yang menjadi kesayangan Bos atau Pemimpin Cabang.

Jadi untuk naik jenjang/level, bukan hanya prestasi yang dibutuhkan, namun banyak aspek lain yang bisa menentukan misalnya pintar mengambil hati bos. Dan untuk mengejar menjadi seorang pemimpin, harus menunggu pemimpin lama keluar, dan harus bersaing dengan rekan kerjanya untuk memperebutkan satu posisi.

Sedangkan di bisnis Allianz, untuk naik jenjang tidak tergantung dengan orang lain, dan Anda tidak usah memperebutkan satu posisi yang harus berkompetisi dengan orang lain. Siapa yang berprestasi maka akan langung dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Jenjang karier yang diraih adalah hasil prestasi dan pencapaian pribadi, tanpa harus mengorbankan orang lain. Kenaikan level juga tanpa harus didasari like and dislike. Tidak ada alasan suka atau tidak suka dalam melakukan promosi dan demosi. Jadi lebih fair karena semua orang punya kesempatan yang sama.

Semua bisa dikejar dengan pencapaian prestasi dan terukur. Dan dengan aturan tertentu sesorang bisa dan punya peluang untuk memiliki kantor mandiri. Dan dengan sistem memungkinkan seseorang untuk mempunyai beberapa kantor di beberapa kota.

Lalu bagaimana seseorang bisa menjalani bisnis ini tanpa punya latar belakang keuangan?

Sebetulnya tidak perlu dikuatirkan, karena dari Allianz sendiri biasanya banyak memgadakan training dasar mengenai pengetahuan produk dan aturan aturan dasar. Dan tentu saja training tentang cara menjual, dan sharing tentang kondisi lapangan bersama teman teman leader Anda.

Bandingkan bila kita membuka usaha bisnis konvensional. Kita akan kesulitan mencari mentor, pengusaha yang telah sukses, yang mau dan bersedia untuk mengajar atau membimbing kita. Yang ada mereka bahkan menganggap kita sebagai pesaing mereka.

Di bisnis asuransi Allianz, yang terjadi justru sebaliknya. Para leader yang sukses siap menjadi mentor Anda, dan mereka akan dengan senang hati mentranfer pengalaman dan ilmunya kepada Anda. Yang tentunya semuanya akan mempercepat jalan Anda menuju sukses.

Bagaimana dengan ‘keamanan’ pekerjaan nya?

Dalam bisnis asuransi Allianz, awal masuk dari jenjang terbawah yaitu Business Executive (BE), posisinya berada di kuadran kiri sebagai self employee dari cashflow quadrant. Bekerja dengan sistem komisi karena hasil kerja fisik secara langsung. Dengan kenaikan jenjang menjadi Business Partner, seseorang boleh dikatakan telah berada di kuadran kanan sebagai business owner dari cashflow quadrant. Perolehan penghasilan juga sudah bukan lagi dari kerja fisik langsung melainkan sudah melalui overiding dan bonus royalti.

Sampai di posisi inilah seorang pemilik bisnis membutuhkan keamanan pekerjaan. Mengapa ini penting? Karena di bisnis konvensional usia 55 tahun adalah usia pensiun. Dan pada usia tersebut sesorang sudah tidak memiliki value. Perusahaan konvensional biasanya akan mengganti dengan pegawai baru yang masih fresh yang tentunya dengan gaji yang lebih murah.

Namun di bisnis asuransi Allianz, tidak ada batas usia bagi Anda untuk berprestasi. Selama Anda masih mau bekerja, perusahaan tidak bisa meminta Anda untuk pensiun dini. Namun hal ini bukan berarti pebisnis asuransi harus bekerja hingga usia lanjut. Tetapi ini menunjukkan bahwa sepanjang kita mau bekerja, kita masih punya kesempatan kerja.

Dan di Allianz yang menganut Business System yang dinamakan SPEED System (satu satunya perusahaan asuransi di Indonesia yang menerapkan sistem ini hanya di Allianz), justru memungkinkan para mitra bisnis dan agen asuransinya untuk bisa mencapai penghasilan besar dalam tempo yang relatif singkat, bahkan sangat singkat.

Apa yang disebut keamanan artinya, bagaimana dengan bisnis kita bila satu waktu kita termakan usia, atau bila sakit kritis, bahkan meninggal?

Sekali lagi ini adalah bagian penting dalam memilih bisnis. Banyak kejadian ketika sesorang merintis bisnisnya, karena masalah kesehatan, atau bahkan meninggal, bisnisnya harus rela dimiliki orang lain. Di Allianz, seorang mitra bisnis bisa mewariskan bisnisnya kepada ahli warisnya untuk melanjutkan bisnisnya.

Banyak pekerjaan atau bisnis yang dapat memberikan peluang dan penghasilan yang besar, namun tidak semua bisnis bisa memberikan penghasilan yang sangat besar dengan modal dengkul alias modal 0. Biasanya untuk mendapatkan penghasilan tinggi, modal yang diperlukan juga tidak sedikit. Ibaratnya seperti memancing. Untuk memancing ikan besar diperlukan umpan yang besar.

Selain itu di bisnis asuransi Allianz ini, selain memperoleh penghasilan yang besar, mitra bisnis juga akan mendapatkan kepuasan batin dalam bekerja karena secara tidak langsung para mitra bisnis membantu orang lain untuk menata masa depan keuangannya.

Contoh nya tidak sedikit para suami ketika meninggal, tidak mewariskan harta, tapi justru memberi peninggalan hutang yang harus dibayar. Baik pada bank, kartu kredit, hutang dagang, atau perseorangan.

Dengan adanya pembayaran klaim, akan membantu keuangan mereka. Sebagai agen asuransi Allianz dan mitra bisnis Allianz, apa yang Anda lakukan dan perbuat dalam menjalani profesi ini tentunya merupakan sebuah tugas mulia dimana di saat keluarga nasabah Anda berduka cita karena kehilangan orang yang dicintai serta mereka juga kehilangan sumber pencari nafkah, Anda hadir sebagai seorang “hero”, “pahlawan”, “penyelamat” bagi keluarga tersebut.

Anda dapat diibaratkan sebagai sebuah oase di tengah padang gurun. Tugas Anda adalah memberikan harapan di tengah kesengsaraan dan keputusasaan. Anda hadir menjadi berkat bagi banyak orang. Anda datang membawa solusi di tengah kebuntuan.

Dengan adanya klaim yang dibayarkan setidaknya akan membantu dari sisi finansial. Sebagai agen bila melakukan perhitungan uang pertanggungan yang benar, maka uang klaim tersebut akan sangat bermanfaat, karena telah dilakukan analisa perhitungannya.

Sekali ini dalam bisnis ini, selain mendapat kompensasi yang bagus, apa yang dilakukan sesuatu yang mulia karena bisa membantu orang lain. Pemilihan kenapa harus berbisnis asuransi sama sekali tidak bermaksud mengecilkan arti bisnis bisnis yang lain.

Namun hanya semata mata memberikan sebuah wacana baru, alternatif baru untuk berpindah kuadran menjadi pemilik bisnis (business owner) tanpa harus mempersoalkan berapa modal yang saya butuhkan untuk menjadi pengusaha/entreprenuer.

Mari Menjadi Mitra Bisnis Asuransi Allianz dengan Membuka Cabang di Kota Andadaftar agen allianz

Telepon/SMS/WA: 08119292466  info@bisnisasuransi.org