Agen Asuransi Allianz

Hampir tidak pernah ada orang yang sejak kecil telah bercita cita menjadi seorang agen asuransi jiwa. Bisa kita buktikan, bila kita bertemu dengan seorang anak kecil, dan kita tanya, apa cita citanya? Kira kira apa jawabannya?

Dari sepuluh anak kecil yang kita tanya, maka kita akan menemukan jawabannya adalah sejumlah profesi yang mungkin akan membanggakan mereka, atau membanggakan orang tuanya seperti Dokter, Pilot, Pengacara, Insinyur atau yang lain. Boleh dikatakan tidak ada seorang pun yang mengatakan cita citanya adalah menjadi seorang agen asuransi, meskipun mungkin profesi orang tuanya saat ini adalah juga seorang agen asuransi jiwa.

Menjadi agen asuransi jiwa, sepertinya adalah jalan terakhir. Seakan akan setelah gagal di mencoba di sejumlah karir atau bisnis yang lain, barulah mereka melirik profesi ini profesi. Artinya menjadi agen asuransi ini dijadikan sebagai ajang uji coba, sambil menunggu mendapatkan pekerjaan atau peluang bisnis lainnya yang lebih baik menurut mereka.

bekerja-sebagai-agen-asuransi

Kalaupun itu yang terjadi, ya memang demikianlah kenyataanya. Karena memang kalau melihat faktanya saat ini, hal tersebut memang yang paling banyak terjadi. Justru kesuksesan banyak orang di bisnis asuransi jiwa ini, diawali karena kepepet.

Jadi daripada jadi pengangguran dan dapur tidak ngebul, ya oke lah tidak apa apa jadi agen asuransi jiwa untuk sementara. Toh kan pekerjaan nya tidak terikat, tidak harus masuk kantor tiap hari, tidak ada absensi, bebas untuk mengatur waktu dan lain lain. Benar benar profesi yang dipandang sebelah mata. Mungkin karena seorang agen asuransi jiwa tidak mendapatkan gaji bulanan seperti pekerjaan pada umumnya ya. Makanya suka dianggap remeh.

Padahal potensi penghasilannya bisa lebih besar loh daripada profesi lain yang memperoleh gaji tetap, jika saja mau ditekuni secara serius. Bahkan penghasilannya bisa melampaui penghasilan seorang CEO (Chief Executive Officer) di sebuah perusahaan ternama.

Tetapi tahukah Anda bahwa profesi sebagai seorang agen asuransi adalah sebuah profesi yang sangat mulia? Agen asuransi Allianz memiliki peranan penting dalam mensosialisasikan pentingnya asuransi jiwa bagi kesejahteraan masyarakat khususnya bagi setiap keluarga.

Tidak sedikit orang yang terbantu dalam hal keuangan karena memiliki asuransi.  Melalui jasa para agen asuransi pula, perusahaan asuransi telah membayarkan banyak manfaat tunai untuk klaim rawat inap rumah sakit, kecelakaan, penyakit kritis maupun meninggal.

Tidak seperti pekerja kantoran, agen asuransi pada dasarnya sama dengan mengelola bisnis sendiri. Andalah yang menentukan mau sebesar apa bisnis ini. Andalah yang menjadi bos anda sendiri. Tentu saja ini sangat berbeda jika anda bekerja sebagai karyawan yang digaji bulanan. Artinya usaha yang anda lakukan akan sebanding dengan penghasilan anda.

successful asian young business team standing together

Jadi pada dasarnya agen asuransi menjanjikan masa depan cerah bagi setiap orang. Ironisnya, sampai sekarang masyarakat belum melirik agen asuransi sebagai profesi yang menjanjikan.

Visi agen asuransi adalah menginformasikan dengan benar akan pentingnya asuransi. Berbagai hal tak terduga, misalnya, penyakit kritis, kecelakaan, meninggal mendadak sering terjadi. Tak seorang pun yang bisa mengkondisikan dirinya akan sehat dan tidak pernah sakit, atau akan hidup terus, atau kapan akan meninggal, tak seorang pun akan mengetahui hal itu.

Kesadaran bahwa sangat penting untuk melindungi keluarga, anak-anak dan istri agar bisa melanjutkan hidupnya tanpa kekurangan jika hal-hal tak terduga terjadi. Inilah yang menjadi visi utama seorang agen asuransi.

Jadi di sini, para agen tidak sekedar bertugas untuk menutup penjualan para pemegang polis. Lebih dari itu, mereka memposisikan diri sebagai konsultan keuangan jangka panjang bagi para nasabah. Para agen harus bisa memberikan konsultasi yang terbaik mengenai apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh calon nasabah, sehingga mereka merasakan manfaatnya ketika mereka membeli polis asuransi.

Ketika telah membeli polis, dan polis asuransi sudah terbit, tugas agen asuransi tidak hanya sampai di sini. Memberikan konsultasi, membina hubungan baik dengan para nasabah harus terus diakukan. Ini sangat penting, karena kepuasan nasabah akan memberikan dampak yang baik bagi setiap agen, terutama yang berhubungan dengan kepercayaan setiap calon-calon nasabah yang lain.

Seiring dengan perkembangan bisnis asuransi, dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi di Indonesia, sistem pemasaran asuransi (keagenan) banyak melahirkan agen asuransi yang sukses. Mereka terdiri dari latar belakang profesi yang berbeda serta memiliki motivasi yang berbeda.

Hal yang menarik dalam sistem keagenan asuransi adalah sistem komisi dan berbagai bonus yang diberikan pada setiap agen, baik secara individu maupun secara group yang dibangun didasarkan pada peringkat kepemimpinan. Sistem ini membuat penghasilan para agen tidak terbatas. Artinya dengan mengikuti pola tertentu yang diberikan oleh seorang leader agen asuransi sang agen akan menjadi pengusaha yang sukses.

Bisnis asuransi sebenarnya sangat mirip dengan franchise, atau lebih tepatnya dikatakan merupakan pola personal franchise, tetapi sangat berbeda dengan bisnis franchise pada umumnya. Untuk memulai bisnis asuransi, tidak diperlukan modal awal secara keuangan, sangat berbeda dengan bisnis franchise pada umumnya yang membutuhkan modal awal yang sangat besar yang berupa investasi, dengan membeli hak jual dan membayar royalti.

Modal utama untuk bisnis agen asuransi adalah kesabaran, kemauan yang kuat, dan ketekunan. Hal ini telah banyak dilakukan oleh mereka yang telah sukses di mana dengan memulai dan merintis usaha hingga jatuh bangun.

Mari Menjadi Mitra Bisnis Asuransi Allianz dengan Membuka Cabang di Kota Andadaftar agen allianz

Telepon/SMS/WA: 08119292466  info@bisnisasuransi.org